Elisabeth Oktofani: Bule Hunter Kisah Para Perempuan Pemburu Bule



Seolah dipaksakan biar kelihatan keren tapi garingplot nya mudah ketebak dan sering diulang ulang membosankanKulitas cetaknya bagus begitupun diting dan layout nya lumayan bagus Review ini bersifat subjektif dari saya sendiri mungkin yang lain tidak merasa hal yang samaCerita awalnya lumayan menarik tetapi semakin dilanjutkan makin membosankan dan terkesan berputar putar di satu topik Ditambah dengan bahasa yang digunakan penulis walaupun blak blakan tapi tidak membuat saya terhibur dengan bacaan ini Buku ini seakan membaca diary gossip yang awalnya menarik lalu menjadi membosankan Isi cukup vulgar jadi tidak cocok untuk yang masih remaja Saya beli buku ini karena penasaran dengan klaim catatan jurnalistik dan karena penulisnya mantan jurnalis Jadi saya pikir bukunya akan basah dan berisitapi ternyata tidak Buku ini seperti menulis gosip tentang beberapa bule hunter dengan tingkat pengetahuan sekadar katanya penuh dengan opini opini penulis melalui opini si tokoh tapi apakah tokoh ini si penulis atau siapa dan generalisasiSecara teknis God Is in the Crowd editingnya buruk font raksasa dan kenapa sih harus pakai spasi ganda Ada pria pria berkulit putih yang suka fetishising danxoticising wanita Asia macamnya Why White Men Like Asian WomenTapi ada pula wanita wanita Asia yang suka mengagungkan pria berkulit putih Both types are ually disgusting These are their stories Judulnya cukup catchy membuat saya berpikir bahwa buku ini akan berisi kisah wanita Indonesia yang menjalin cinta dengan pria kulit putih dan dikupas dari berbagai sisi Kenyataanya harapan saya terlampau tinggi Halaman demi halaman yang diceritakan hanya kisah tak jauh dari urusan selangkangan Padahal dari hubungan cinta multikultural dan multiras seperti ini bisa muncul masalah masalah yang jauh lebih kompleks tidak hanya soal seks melulu misalnya kesenjangan berbahasa kesulitan si wanita mendapat visa ke negara si bule kesulitan si bule mengurus izin tinggal dengan birokrasi rumit di negara ini perbedaan agama orang tua si wanita yang tidak sreg dengan mantu bule kesulitan wanita Indonesia beradaptasi tinggal di negara sang bule perbedaan selera makanan dan masih Hirnya lebih dari sekedar catatan jurnalistik biasa Ia sebuah perlawanan penulis atas stereotip negatif terhadap para perempuan Indonesia yang lebih suka menjalin hubungan dengan laki laki bule Sebuah buku yang berani dan layak diapresiasi.

Books 268 2014 Buku ini merupakan catatan jurnalistik dari seorang wartawan yang bernama Elisabeth Oktofani yang membahas masalah kisah para perempuan pemburu bule di Indonesia Buku ini dibagi menjadi 3 bagian yaitu Gold digger Sex addict dan cinta Jadi udah ketebak kan isinya akan seperti apa kisah wanita yang mengejar bule berdasarkan kekayaannya dan butuh kaya secara instan kisah wanita yang mengejar bule untuk melampiaskan hasrat duniawinya yang tidak terpenuhi dan benar2 wanita yang jatuh cinta kepada bule Buku ini mengupas tiga hal diatas dari sudut pandang Cetta Padma Rini yang akan mengisahkan masing2 perjalanannya bertemu dengan wanita wanita yang memiliki tujuan berbeda terhadap bule Buku ini mengangkat tema yang cukup menarik untuk saya dan bersiap siaplah buku ini akan membongkar hal hal yang masih terlihat tabu untuk dibicarakan gamblang selain itu membutuhkan pemikiran kita untuk open minded dalam mencerna isi buku ini 26 dari 5 bintang untuk buku ini Bule Hunter adalah catatan jurnalistik Elisabeth Oktofani tentang perempuan Indonesia yang memiliki ketertarikan tersendiri pada pria Kaukasoid alias bule Meskipun memiliki konotasi negatif penulis sukses menguliti Bule Hunter dari kisah percintaan perduitan hingga urusan ranjang secara total vulgar tanpa tedheng aling aling Dalam catatan ini penulis meminjam perjalanan Cetta sebagai benang merah dari satu cerita ke cerita lainnya Cetta yang bersuamikan bule bertemu perempuan pecinta bule dari berbagai tipe Mulai dari fck buddies teman kencan selingkuhan sampai percintaan dibahas semua di siniSebagai sebuah catatan jurnalistik penulis menyajikannya dengan gaya yang ringan dan lepas Tak heran bila Bule Hunter nak dibaca penikmat fiksi maupun non fiksiBuku ini tidak cocok dibaca FPI Haha Bukan apa apa pembenaran gaya hidup yang diungkapkan tentu saja berasal dari sudut pandang penulis Sebelum membaca ada baiknya bebaskan pikiran dan nikmati kisahnya Entah karena latar belakang penulis atau apa ukuran yang dipakai buku ini kerap merujuk pada budaya dan stereotip Jawa khususnya Jawa TengahSecara keseluruhan Bule Hunter layak dibaca sebagai referensi tata pe. Buku ini adalah sebuah catatan jurnalistik yang basah dari seorang wartawan muda yang nergik dan jelita Enak dibaca dan mengalir layaknya cerita novel tentang sesuatu di sekitar kita namun dianggap biasa kisah para perempuan Indonesia yan.

Rgaulan dengan warga negara asing Tapi hati hati banyak perempuan berkeliaran di dalamnya Mungkin kamu akan larut bersama perempuan perempuan itu atau malah terhempas oleh pesona mereka Rating mpat karena buku ini lumayan narik minat bacaTrims ya Kak Oktofani plus Team Bule Hunter buat bukunya hehehe Udah dibaca dan sekarang saatnya buat mereviewPertama buka halaman halaman awal what I can detect is paragrafnya pendek pendek which is sooo alhamdulillah karena paragraf yang berisi narasi panjang itu amatlah membosankan Syukurlah buku ini nggak begitu Satu persatu kisah yang diungkap penulis juga membuat ceritanya jadi cukup ngalir Gaya bahasa yang digunakan tidak terpaku harus baku meskipun ini buku non fiksi Great choice I think karena ngebuat yang baca jadi lebih Notes for the Everlost enjoy Gaya bahasa yang santai membuat sense metropolitan sesuai dg kondisi narasumber dan penulis sendiri yang anak Ibu Kota bangetttt nya jadi ngena Walaupun bertebaran kata kata yang lumayan vulgar sebenarnya buku ini tetap sopan karena nggak menggambarkan adegan adegan make love make out dan sejenisnya Buku ini meminjam istilah istilah itu dan menggunakannya properly Dan uote di halaman 151 bagus loh tidak ada kesempurnaan absolut pada manusia Tapi di bagian bab ketiga adrenalin gue dalam membaca buku ini perlahan mulai menurun Mungkin karena isi bab nya yang menurut gue nih yaa membahas hal hal yang terkesan sama dengan di bab sebelumnya Tapi begitu ampai di bagian It s Not a Fairytale sampai kending kembali dibuat menanjak Well sebaiknya di cover belakang ditambahin warning sign 18 mengingat buku ini kan tidak diperuntukkan untuk 17 ke bawah idih sok tua gue mang umur lo berapa si Al Baru juga 19 Tapi sebenarnya dengan membaca tagline money sex n love nya aja harusnya udah paham ya Tapi ya gapapa apa salahnya ditambahin warning signTypohmmdi halaman akhir 302 kecaduan yang harusnya kecanduan Yang rada banyak itu typo antar kalimat yang ga dipisah pake spasi Jadi sesudah tanda titik langsung kalimat berikutnya ga pake spasi Dan itu lumayan banyak 38 of 5 Isi buku cocok buat yang baru baca baca buku tak ada yang mengejutkan informasi yg disampaikan. G mempunyai hubungan khusus dengan para laki laki buleAda tiga kata yang paling mewakili bagaimana hubungan itu terjadi Money Sex and Love Oleh penulis semua itu dituturkan secara blak blakan nyaris tanpa tedeng aling alingBuku ini pada ak.

Characters Bule Hunter Kisah Para Perempuan Pemburu Bule

epub read Bule Hunter Kisah Para Perempuan Pemburu Bule – wpa8ball.co.uk