Cok Sawitri: Janda dari Jirah



Imana pada buku buku sebelumnya Pada buku ini tokoh sentralnya adalah Airlangga Raja Kadiri Kediri nama baru bagi Kerajaan Medang yang kalah perang melawan kerajaan dari seberang Sriwijaya Intinya adalah perebutan kekuasaan Takhta Kadiri yang diduduki Airlangga kini tengah terancam lantaran Samarawijaya cucu Raja Medang yang selama ini menghilang ntah ke mana tiba tiba muncul di istana Airlangga Airlangga yang cuma sekadar menantu raja menjadi galau dengan kedatangan sang pewaris takhta yang sesungguhnya Apa lagi ia telah menyiapkan putri kandungnya sebagai Raja Kadiri berikutnya Yang lebih mengejutkan lagi Samarawijaya tiba dengan segenggam kekuasaan di tangannya atas seluruh wilayah Kabikuan yakni daerah suci tempat para penganut Budha Tantra bertinggal Salah satunya yang terbesar dan paling berpengaruh adalah Kabikuan Setra Gandamayu di mana Rangda Ing Jirah berkuasa Pada saat Airlangga mengira telah berhasil mengangkangi seluruh Kadiri Rangda Ing Jirah bersama sama segenap Kabikuan yang ada justru bertakluk dan berpihak pada Samarawijaya pangeran muda belia pewaris sah takhta Medang Akhirnya sebagaimana tertulis dalam sejarah klasik yang sudah kita kenal Airlangga harus membelah dua kerajaannya masing masing menjadi Kadiri dan Jenggala demi mencegah perang saudara Janda dari Jirah ditulis dengan dan ini merupakan hal yang terasa paling menonjol bahasa puitis Sejenak sempat melayangkan ingatan saya pada novel gubahan Linus Suryadi Pengakuan Pariyem Seperti halnya Linus Cok Sawitri yang juga seorang penyair ini menuangkan kisahnya dalam bentuk narasi yang liris prosa liris Lihat saja misalnya pada kalimat pembuka buku ini Di luar sana Art embun telah terbentukntah tangan tangan angin God Is in the Crowd entah isak isak daun dan rerumputan Entah Entahlah Siapakah di antara itu yang membentukmbun hlm 1 Gaya repetisi terlihat di sini berhasil memberikan Attracting Songbirds to Your Backyard efek liris pada alinea ini dan terbangun suasana indah romantik Hal demikian akan kita dapati di sekujur tubuh karangan Menyenangkan membacanya bagi yang senang berpuitis puitis Namun sebaliknya akan terasa berlarat larat bagi para pembaca yang maunya serbacepat dan praktis Layaknya sebuah dongeng Cok Sawitri dengannaknya menerbangkan kita ke negeri negeri khayalan tempat pohon pohon rerumputan bunga bunga dan segala margasatwa mampu bercakap cakap dengan manusia Ia juga memepertemukan kita dengan sebuah dunia dari masa lampau penuh orang orang sakti yang bisa terbang melayang laksana burung ataupun melintasi lautan hanya dengan menumpang di atas selembar daun kalancang Namun begitu Cok Sawitri juga tak mengharamkan airmata bagi para lelaki perkasa ini Berulangkali ia menghadirkan adegan para lelaki yang tanpa malu malu meneteskan airmata tersebab rasa pilu terharu atau syukur yang mendalam Seorang panglima perang paling tangguhpun boleh menangis sesenggukan berurai airmata Di Kadiri rupanya tak dikenal istilah boys don t cry Sementara itu di manakah gerangan Ratna Manggali putri cantik yang senantiasa menyertai sang janda di setiap cerita Oh Cok Sawitri tak memberi rol penting bagi sang putri Ia hanya hadir sesaat sekilas sekilas untuk kemudian dikawinkan dengan Bahula seorang utusan istana yang jatuh cinta padanya Agaknya andaipun Ratna tak mampir di buku ini tak akan banyak mengubah kisah Maka Tanah terbelahlahaku pulang menyeru padamu IbuSetra Gandamayu pun heningmembisulah semua pohonbila ditanya ke mana mereka pergike masa depan Aku berharap banyak penulis Indonesia yang menyajikan sejarah dalam versi berbeda seperti yang satu ini Janda dari Jirah menarik perhatian saya ketika novel ini masuk dalam nominasi Khatulistiwa Award KLA 2007 karenanya novel dan nama Cok Sawitri kembali dibicarakan orang Selain itu saat digelarnya Ubud Writers Readers Festival yang lalu nama Cok Sawitri adalah salah satu penulis Indonesia yang menjadi primadona di perhelatan para penulis se Asia Tenggara itu Kare. K menggunting rambut dan tidak berambisi memasuki nirwana Dari tempat inilah Ibu Ratna Manggali menggetarkan takhta Airlangga dengan perluasan wilayah dan penyebaran ajaran yang semakin lama semakin banyak pengikutnya Puncaknya adalah ketika Airlangga akan menobatkan putrinya menjadi pewaris Kediri Dari kabikuan Jirah muncul seseorang yang membuat Kediri harus terbelah dua Perang saudara pun tak terelakkan Tangan tangan pun berdarah dalam kekuasaan Par.

Mistis Kayak nonton filem horor dengan Suzanna sebagai aktris utama he heBuat yang ingin baca ini kayaknya harus cari referensi tambahan untuk tahu lebih lanjut tentang the reign of Airlangga Janda dari Jirah alias Calon Arang dll Otherwise you d be lost in Sawitri s flowing prose like writingI m not a keen reader of Javanese history so I was a bit lost in the midst of all the war and Javanese philosophy Semi sejarah yang mengesankan belajar banyak dari buku ini tentang makna hidup dan kedamaian dimana kekuasaan bukan segalanya dan karma itu ada Airlangga yang dibutakan oleh dendam kisah Calon Arang yang berbeda serta peran serta Janda dari Jirah sebagai Dewa Krisna nya cerita bener bener breathtaking Penggunaan bahasa serta istilah asinh awalnya agak merepotkan tetapi penulisan cerita yang detil sukses menyatukan pembaca dengan alur cerita Alur ceritanya rapi meski perpindahan POV nya kecepetan Sebuah novel fiksi berlatar belakang sejarah karya Cok Sawitri Terbitan Gramedia Juni 2007 187 halaman Kisah tentang seorang janda yang berilmu tinggi yang hidup di masa pemerintahan Airlangga di kerajaan Kahuripan boleh dibilang Versi Lain dari Kisah Calon Arang Entah bersumber dari mana Cok Sawitri menyatakan bahwa kisah yang dia tulis di novel ini adalah kisah yang merupakan bagian terlarang untuk diceritakanPuitis dan TeatrikalCok Sawitri adalah seorang penyair dan penulis naskah teater Dan itu terasa sekali dalam novel karyanya ini Novel ini mungkin bisa disebut sebagai prosa liris Karena dituliskan seperti kalimat2 dalam puisi yang liris tetapi dalam bentuk prosa Kalimat2 deskriptif nya indah layaknya puisi dan dialog2nya teatrikal penuh perlambangMeskipun mungkin tidak semua orang menyukai gaya tulisan seperti itu yang berbunga bunga dengan simbolisme yang harus dicerna dan dicari maknanya sendiri Tapi memang begitu kan yang namanya puisi dan teaterkarena males ngetik nyomot dari Saat pertama kali melihat buku ini saya tertarik dengan covernya yang indah ini menurut saya lho dan nama penulisnya Cok Sawitri yang lebih saya kenal sebagai seorang penyair Saya Dan penasaran apakah buku ini ditulis dengan bahasa penyair yang puitis Memang benar buku ini ditulis dengan bahasa yang puitis dan indah Bahkan bisa dibilang nyaris sepanjang cerita ditulis dengan indah Baca saja pada halaman 1 yang tertulis Akan mengembara ke sembilan arahkah kelelapan Atau diam sajakah menatapi tubuh yang terlelap Diluar sana The Matriarchs (The Family embun telah terbentukntah tangan tangan angin Notes for the Everlost entah isak isak daun dan rerumputanDan bagi pembaca yang tak terbiasa membaca novel sastra mungkin buku ini awalnya sulit dimengerti Namun saya yakin pembaca akan tetap meneruskan membaca Sedikitnya telah beredar tiga buah buku kisah Calon Arang Dongeng Calon Arang Pramoedya Ananta Toer Calon Arang Kisah Perempuan Korban Patriarki Toeti Heraty dan Galau Putri Calon Arang Femmy Syahrani Masing masing mengusung versi yang berbeda dari beberapa perspektif namun tetap memiliki kemiripan satu sama lain Tentu saja sebab sumber ceritanya kan tetap satu Calon Arang legenda Tanah Bali meskipun ada juga yang berpendapat bahwa sebenarnya kisah ini berasal dari Jawa Juni lalu diluncurkan satu lagi karya fiksi mengenai Calon Arang yang diberi titel Janda dari Jirah ditulis oleh Cok Sawitri Karya penulis kelahiran Sidemen Karangasem Bali ini sedikit banyak berbeda dibandingkan tiga karya yang disebut di atas Pada novelnya ini Calon Arang ahtidak satu kalipun ia tak pernah menuliskan kata Calon Arang di novelnya ini Ia menyebutnya Rangda Ing Jirah bukanlah seorang perempuan kejam berparas dan berperangai buruk yang memiliki ilmu hitam tetapi seorang perempuan paruh baya yang senantiasa tampil anggun berwibawa dan bijaksana Peri lakunya sungguh sungguh menggambarkan seorang yang taat menjalankan ajaran Budha Tak ada kegarangan Tak ada kebengisan Di sini Rangda Ing Jirah bukanlah sentral cerita sebaga. Novel ini ditulis berdasarkan suatu peristiwa sejarah yang terlarang diceritakan pada masa kejayaan Kediri Para penyair danmpu dilarang menuliskan kisah ini karena setiap catatan tentangnya akan mencoreng kekuasaan Rake Halu Dharmmawangsa AirlanggaSemua berpusat pada seorang perempuan yang dikenal dengan sebutan Ibu Ratna Manggali atau Rangda ing Jirah Janda dari Jirah pemimpin Kabikuan Jirah Sebuah kabikuan Budha Tantra dengan para pendeta yang tida.

Na itulah walau terlambat akhirnya saya membaca juga Janda dari Jirah karya penulis bali yang juga aktif berkiprah di dunia teater ini Ternyata novel ini merupakan versi lain dari legenda Calon Arang yang selama ini kisahnya masih terus dikisahkan baik dari mulut kemulut pementasan teater dan ditulis dalam buku buku fiksi dan non fiksi Di ranah fiksi setidaknya sudah 2 penulis menuliskan legenda ini Yang pertama adalah Pramoedya Ananta Toer dalam Dongeng Calon Arang 1954 dan Femmy Syaharani dalam Galau Putri Calon Arang Gramedia 2005 Sedangkan di ranah non fiksi Toety Heraty menulis sebuah buku kajian feminisme berdasarkan legenda Calon Arang yang diberinya judul Calon Arang Kisah Perempuan Korban Patriarki YOIDari dua buku fiksi diatas Calon Arang dilukiskan sebagai perempuan penyihir yang kejam dan mendatangkan bala ke penduduk DahaKediri karena putrinya Ratna Menggali tak juga mendapat jodoh Lalu seperti apa sosok Calon Arang versi Cok Sawitri Dalam novel ini kita tak akan menemukan nama Calon Arang Cok menggantinya dengan sebutan Rangda ing Jirah Janda dari Jirah Berbeda dengan Calon Arang yang selama ini diseskprikian dengan wanita penyihir yang jahat keji dan licik dalam novel ini Calon Arang Rangda ing Jirah dideskripiskan sebagai pendeta wanita yang taat mengikuti jalan Buddha Tutur katanya lembut dan sopan namun dibalik kelembutannya terpancar kewibawaan yang tiada tara yang membuat semua pengikutnya taat pada ajaran ajarannya Ia juga piawai dalam mengatur desanya sehingga desa desa yang berada dibawah asuhannya menjadi desa yang makmur dan sentosa dengan panen yang melimpah ruahRangda in Jir Awalnya agak sulit buat membaca novel ini karena bahasanya yang terlalu sastra Tetapi begitu kena feeling nya langsung sreg di hati Intinya kedamaian itu ada jika hati kita juga damai dan bersih Buku ini menarik karena penulis mengambil sudut pandang yang lain dari versi cerita Calon Arang yang telah umum dikenal diulas ditarikan dan dipahami orang Selepas membaca kita dibuat berpikir kembali tentang kebenaran Yang manakah kebenaran Kita semua telah tahu sejarah ditulis oleh penguasa sesuai seleranya Apa yang tertulis tidak selalu bahkan sering kali bukanlah yang terjadi Dan lewat buku ini penulis mengajak kita untuk melihat suatu peristiwa sejarah dari sudut yang lain yang sama sekali berbeda dan luar biasa Buku ke 6 yang dibaca pada tahun 2015Novel dengan kalimat yang puitis dan bertemakan sejarah jaman kerajaan Kediri dh Medang yang diperintah oleh Raja AirlanggaMungkin bukan selera semua orang karena terlalu banyaknya puitisasi kalimat yang sebenarnya dalam dunia nyata bisa dinyatakan dengan lebih singkat dan pas serta tema sejarahnya yang sangat kuat yang mungkin membuat malas seseorang untuk membacanyaTapi karena saya suka puisi dan sejarah yah tentu saja novel ini jadi salah satu favorit sayaAirlangga ditampilkan sebagai Raja yang tidak terlalu dianggap oleh keluarga bangsawan Wangsa Isyana yang lain karena hanya menantu walaupun adalah putra dari adik perempuan raja sebelumnya Dan berusaha membuktikan dirinya dengan membangun kerajaan baru Kediri dan terlepas dari bayang bayang Raja sebelumnya Namun tetap saja ia hanya dianggap Menantu dan ancaman perang saudara tetap muncul Cerita yang menarikOh iya di novel ini Cok Sawitri menampilkan Calon Arang sang penyihir di cerita rakyat yang kita kenal sebagai Rangda ing Jirah Janda dari Jirah ibu dari Ratna Menggali dan merupakan pendeta wanita Buddha yang bijak dan pandai pemimpin Kabikuan Jirah Mengapa kemudian dia ditampilkan sebagai Calon Arang Saya jadi ingat novel DaVinci Code yang menyatakan bahwa tukang sihir yang mati di Eropa saat terjadinya Witch Hunt oleh Gereja adalah pendeta wanita Pagan Mereka dituduh sebagai tukang sihir karena gereja merasa terancam oleh mereka Apa memang selalu begitu ya modus operandinya ya menghancurkan nama baik wanita cerdik pandai Gituuu. A mpu kebingungan di mana mesti meletakkan Randa ing Jirah dalam sejarah Mereka bungkam dan menanam pena masing masing beratus ratus tahun lamanyaSekarang seorang penyair menuliskan kembali kisah Ibu Ratna Manggali dalam novel Janda dari Jirah ini Dengan bahasa yang mengkristal di setiap paragrafnya novel ini memikat pembaca untuk terus menelusuri kilas balik sebuah cerita terlarang Hanya dalam buku ini apa yang dulunya tak tertulis kembali dikisahkan.

EPUB ONLINE Janda dari Jirah – wpa8ball.co.uk

read Janda dari Jirah

Cok Sawitri adalah penulis perempuan bernama lengkap Cokorda Sawitri kelahiran Karangasem Bali dan kini tinggal di Denpasar Bali Selain sebagai aktivis teater Cok juga menulis beberapa artikel puisi cerita pendek dan juga aktif dalam aktifitas budaya sosial sebagai pendiri Forum Perempuan Mitra Kasih Bali di tahun 1997 dan Kelompok Tulis Ngayah di tahun 1989 Cok tercatat sebagai salah sat